CEO Dableg - Pengembangan Diri dan Belajar Bisnis Online

Blog tentang pengembangan diri dan belajar bisnis online

Breaking

Tuesday, August 14, 2018

Mengenal Apa Itu Startup Serta Ide Membangun Startup

Sebelum membahas lebih banyak mengenai startup, kita ketahui dulu apa itu startup dan mengapa disebut startup, lalu apa bedanya dengan bisnis-bisnis yang lain ?

Startup, jika di artikan adalah sebuah proses atau baru memulai.
Masih banyak beberapa orang yang belum mengerti apa itu startup di dunia entrepreneur.

Beberapa tahun terakhir ini, bisnis startup sangat ramai di Indonesia, memberikan sebuah iklim tersendiri dalam dunia bisnis khususnya digital. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat, internet menjadikan bisnis sebagai hal yang mudah dan bisa dilakukan oleh setiap orang.

Banyak anak-anak muda yang berlomba-lomba membuat startup-nya sendiri, mulai dari beranggotan 2 orang saja hingga ada yang sampai puluhan puluhan orang.

Menemukan ide startup bukanlah hal yang mudah, karna kita dituntut untuk memehami kebutuhan dan masalah apa yang di perlukan market saat ini.

Maka dari itu, sebelum Anda putuskan untuk membangun sebuah startup digital, pahami dulu pengertian startup itu sendiri dan bagaimana sejarahnya kok bisa di sebut startup.

Perusahaan-startup-di-indonesia
Pengertian Startup

Apa itu Startup ?


Startup (start-up) atau perusahaan rintisan, adalah sebuah perusahaan yang baru memulai dan berjalan kurang dari/dibawah 5 tahun.
Dengan kata lain startup adalah perusahaan yang belum lama beroperasi.

Sudah mulai paham apa itu yang dimaksud perusahaan startup/bisnis startup ?

Namun secara keseluruhan, startup bukan hanya sekedar perusahaan yang baru berjalan/beroperasi saja. Startup juga sebagai perusahaan yang menerapkan inovasi teknologi dalam menjalankan bisisnya dan juga memcahkan sebuah masalah yang ada di masyarakat.

Hal inilah yang menjadikan startup menjadi bisnis yang familiar di era digital saat ini.
Dalam praktiknya Startup bersifat “disruptiv”,  bisa mengembangkan apa yang sudah ada saat ini menjadi lebih baik, atau bahkan benar-benar membuat sebuah inovasi baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Yang tentu tujuannya adalah memberikan solusi/memecahkan suatu masalah yang ada di masyarakat saat ini.


Sejarah dan Perkembangan Bisnis Startup


Sebenarnya bisnis startup ini sudah lama dimulai, dimulai dengan peristiwa buble dot com yang terjadi sekitar akhir tahun 90an hingga awal tahun 2000an.

Mungkin ada dari kita yang belum tau Apa itu buuble dot com (Dot Com bubble) ?

Bubble dot com diartikan sebagai gelembung dot com, sebuah kata yang menggambarkan tentang krisis finansial global kala itu.


Dimulai pada tahun 1998, pada saat itu perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang Internet menjadi perhatian seluruh dunia terutama investor.

Para investor percaya bahwa perusahaan-perusahaan maya pasti akan menghasilkan keuntungan besar, terlebih karena menggunakan teknologi maju.

Hal inilah yang membuat mereka tidak segan-segan memberikan kucuran dana yang besar kepada perusahaan maya yang baru saja berdiri.
Bahkan ada perusahaan yang sengaja menambahkan awalan “e-” atau berakhiran “.com” untuk membuat saham mereka meroket.

Banyak sekali kenaikan saham secara drastis dari perusahaan-perusahaan DotCom akibat kucuran dana besar para investor yang mengalir ke perusahaan-perusahaan tersebut.

Hal terbut membuat pemilik perusahaan-perusahaan DotCom kala itu menjadi miliuner alias kaya raya secara mendadak.

Dengan kekayaan tersebut membelanjakan uangnnya secara berlebihan, mulai dari uang liburan karawan, gaji karyawan yang tinggi, hingga fasilitas-fasilitas bisnis yang super mewah.
Dan perusahaan-perusahaan tersebut juga menawarkan opsi kepemilikan saham kepada eksekutif perusahaan/karyawannya sebagai gaji mereka.

Market terbuai dengan pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang internet seperti Amazon dan AOL, yang telah memberikan dampak baru bagi perekonomian.

Di Nasdaq, saham mereka menjadi buruan bagi mayoritas investor, meski pada kenyataannya hanya sedikit perusahaan yang bergerak di bidang ini dan menghasilkan profit yang konsisten.

Trader menyebutnya sebagai "dot.com bubble" yang artinya gelembung era internet. Gelembung ini mencapai puncaknya ketika AOL membeli perusahaan media tradisional Time Warner seharga USD 200 miliar pada bulan Januari 2000.

Tak butuh waktu lama, pada Maret 2000 akhirnya gelembung ini meledak, mayoritas index saham yang berbasis teknologi pada saat itu jatuh bebas. Index trading Nasdaq jatuh hingga 78% pada Oktober 2002.

Tak bisa dipungkiri, faktor keserakahan manusia pasti sangat berpengaruh terhadap sebuah tren ekonomi, terleps dari penyebab-penyebab lainnya.

Itulah sdikit ulasan mengenai buble dotcom (gelembung internet) yang menjadi awal dimulainya bisnis startup yang semakin berkembang saat ini.


Jenis - Jenis Startup dan Contoh Startup Digital


Sebelum Anda memulai bisnis startup, sebaiknya ketahui dulu apa saja jenis-jenis startup untuk kemudian dijadikan referensi Anda dalam mengembang sebuah bisnis startup digital.

Dalam bisnis startup ada banyak jenis usaha yang bisa dipilih,  memilih jenis startup bukan skedar ikut-ikutan atau keren-kerenan.

Namun Anda harus mempertimbangkan banyak faktor, mulai dari masalah apa yang bisa diselesaikan hingga kemampuan Anda untuk membangun startup tersebut.


perusahaan-startup-di-indonesia
Daftar startup lokal di Indonesia

Startup Games

Seperti yang kita tau, dunia game saat ini sedang dalam masa-masa keemasannya, beberapa tahun belakangan perkembangan E-Sport semakin menjelaskan bahwa peluang di dunia games sangat menjanjikan.

Saat ini game bukan sekedar hobi, namun sudah banyak yang menjadikan game sebagai mata pencaharian. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan E-Sport yang semakin maju.

Jika Anda hobi bermain game terutama yang berbasis online, mungkin ada baiknya membuka usaha tersebut. Bisnis game online ini tidak pernah lesu dan semakin digemari, apalagi bagi generasi milenial yang pasti mendatangkan pendapatan untuk membeli atau mendownload game tersebut.

Contohnya seperti Mobile Legends, AOV, DOTA, Free Fire, dan PUBG, merupakan games yang tengah digandrungi masyarakat saat ini. Anda bisa memulai menjadi developer game secara kecil terlebih dahulu dengan membuat game-game yang bisa diminati banyak orang.

Startup Properti

Bisnis properti itu tidak gampang, mungkin karena produk yang ditawarkan juga bukan barang yang murah.
Dibutuhkan solusi serta tips yang tepat untuk mencari hunian yang diinginkan oleh para calon customer.

Bisa juga dengan membantu klien Anda mencari solusi pinjaman guna menemukan kredit hunian yang ringan bagi mereka. Membantu mereka yang ingin membeli rumah maupun apartemen meski memiliki penghaasilan yang pas-pasan misalnya.

Contoh startup yang bergerak dibidang properti cukup banyak meski hanya beberapa yang mampu bersaing seperti, rumah.com, rumah123.com, lamudi.com, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Startup Perdagangan

Bisnis perdagangan online atau familiar disebut e-commerce tentu saja menjadi yang paling ramai dicari. Bisa dibilang tipikal masyarakat jaman sekarang itu suka dan hobi belanja secara online.

Dengan banyaknya barang yang ditawarkan membuat masyarakat memilih berbelanja online ketimbang harus belanja langsung secara offline (konvensional). Faktor waktu, keamanan dan efisinsi menjadi sangat penting di dalam berbelanja online.

Dan perlu Anda tau, startup perdagangan inilah yang menjadi awal berkembangnya iklim startup di Indonesia, sebut saja Tokopedia, bukalapak, blibli, traveloka. Mereka adalah contoh perusahaan-perusahaan rintisan (berawal dari garasi) yang telah berhasil menyandang status unicorn.

Startup Fintech (Financial Technology)

Semakin berkembangnya perekonomian digital, membuat perusahaan rintisan berlomba mengembangkan teknologi keuangan guna memberikan solusi keuangan yang semakin mudah.

Kebutuhan masyarakat seperti berbelanja online, trading, dan info pajak, menjadi alasan untuk mereka memiliki sistem keuangan lain (non bank) yang yang bisa memberikan kemudahan dalam manajemen keunangan.

Ada juga beberapa startup fintech yang bergerak dibidang sekuritas, kamu bisa jual beli produk finansial reksa dan secara online.

Contoh startup fintech adalah HaloMoney, CekAja, DuitPintar, KreditGoGo, Bareksa, OnlinePajak, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Startup Kesehatan (HealthTech)

Kesahata merupakan kebutuhan yang sangat mahal, mahal dalam artian manfaat nya yang sangat besar. Sesukses dan sekaya apapun Anda jika tidak sehat maka tidak ada artinya.

Banyak jenis Startup/perusahaan rintisan yang mulai mengembangkan teknologi guna memberikan solusi kesehatan kepada masyarakat.

Contoh startup digital yang bergerak dibidang layanan kesehatan adalah, HaloDoc, AloDokter, Dokter.id, KlikDokter, dan masih banyak lagi yang lain.

Mereka memberikan solusi kesehatan berupa tanya jawab langsung kepada dokter dan juga memberikan informasi dokter tedekat dan juga rumah sakit terdekat.

Hal ini tentu sangat diminati masyarakt, karna kita bisa mengakses informasi kesehatan dimanapun dan kapanpun tanpa ribet serta dengan mudah mengetahui tipe kesehatan yang dibutuhkan. Anda bisa dengan mudah mengakses aplikasi online bidang kesehatan melalui Gadget.

Startup Asuransi (Insurance Technology/InsurTech)

Jenis startup yang satau ini sepertinya cukup diminati oleh masyarakat, terlebih hampir setiap orang memerlukan asuransi. Sepertinya jenis startup ini cocok bekerjasama dengan Startup seperti kesehatan, dikarnakan market yang relatif sama.
Dengan sistem menyisihkan sejumlah uang per bulan sebagai iuran wajib untuk mendapatkan manfaat dari asuransi tersebut di masa depan.
Startup asuransi menyediakan layanan kepada penggunanya berupa informasi rumah sakit terdekat, dokter terpercaya, referensi rumah sakit, dan sebagainya.



Itulah pengertian apa itu startup digital, dan juga beberapa contoh ide startup yang bisa Anda gunakan sebagai referensi dalam membangun sebuah startup atau perusahaan rintisan.

Info tambahan untuk Anda yang ingin membangun startup, cobalah memulai sebuah startup yang bergerak dibidang Fintech, kesehatan, dan E-commerce.

Cara membuat startup itu mudah, apalagi di Indonesia yang memiliki banyak permasalahan yang belum terselesaikan.

Temukan permasalahan yang belum terselesaikan saat ini.
Semakin besar masalah yang Anda selesaikan, semakin besar keuntungan yang didapatkan.

No comments:

Post a Comment