4 Kunci Sukses Supaya Bisnis Tetap Bertahan Saat Pandemi

Dengan adanya bisnis online, baik itu marketplace, toko online, maupun website (landingpage) dan lainnya telah melahirkan banyak entreupreneurs baru yang kreatif, karena banyak hal yang bisa disederhanakan dalam bisnis digital (online).

Akselerasi bisnis digital (online) semakin diperkuat dengan wabah pandemi saat ini, yang mengharuskan kita untuk bekerja dirumah (WFH) dan juga berintraksi melalu platform  digital.

Lalu apa saja kunci sukses supaya bisnis tetap bertahan saatpandemi?

Simak ulasan berikut ini.

 

Kunci Sukses Supaya Bisnis Tetap Bertahan Saat Pandemi
Girl photo created by tirachardz - www.freepik.com


Sigap Berubah/Bertaransformasi Dari Fisik (offline) ke Digital (online)

 

Apakah wajib memiliki platform digital (online) jika sudah memiliki toko/bisnis fisik (offline)?

Di era pandemi seperti saat ini, memiliki bisnis digital (toko online) bisa dikatakan wajib meskipun kita sudah memiliki bisnis/toko fisik (offline) yang sudah berkembang. Bahkan beberapa brand besar ternama rela menutup beberapa gerai/toko fisik (offline) nya untuk biaya bertransformasi dan mengembangkan platform belanja online milik mereka sendiri, dan merubah model bisnisnya mengikuti tren saat ini.

 

Untuk yang sudah memiliki bisnis offline mungkin bertransformasi ke digital (online) tidak terlalu sulit dibandingkan yang belum pernah sama sekali memulai sebuah bisnis.

 

Namun jangan khawatir, Jika kamu memang benar-benar baru ingin memulai sebuah bisnis terutama online, secara umum ada 6 langkah cara mudah untuk memulai bisnis offline/online dibawah ini yang bisa dilakukan :

 

1. Temukan masalahnya, temukan masalah yang ada yang mungkin saat ini belum ada solusinya atau sudah ada solusinya namun belum maksimal.

2. Riset Marketnya

3. Analisa kompetitor, seberapa banyak kompetitor/pesaing yang sudah terjun di bisnis ini lakukan analisa sampai kita menemukan kekurangan mereka, berikan sesuatu (value/nilai) yang berbeda.

4. Tentukan target pasar

5. Berikan solusi terhadap masalah mereka

6. Pasarkan produk sesuai dengan kebutuhan mereka

 

Kamu bisa mempelajari langkah-langkah diatas secara mandiri/otodidak, saya sudah banyak menulis artikel memulai bisnis di website ini silahkan di baca-baca saja.

 

Namun jika kamu malah merasa semakin bingung, saya sarankan untuk memiliki seorang mentor bisnis supaya proses belajarnya semakin cepat pula.

Banyak kok mentor-mentor bisnis yang membagikan ilmu bisnisnya, baik itu yang dibagikan secara gratis ataupun berbayar.

 

 

Memperkuat Kualitas SDM, Terutama SDM Teknologi Informasi (IT)

 

Dalam sebuah bisnis/perusahaan, SDM termasuk dalam investasi yang paling penting untuk di perhatikan. Berkembang atau tidaknya bisnis kita sangat ditentukan oleh seberapa berkualitas SDM yang terlibat dalam bisnis tersebut dan juga cara kerja mereka.

Coba cek kualitas SDM di perusahaanmu, seberapa jauh pengetahuan dan kemampuan mereka untuk bertransformasi ke digital.

Atau jika kamu bekerja secara mandiri (sendiri) untuk perusaanmu, kamu juga perlu mengukur kemampuanmu sendiri.

Jika di perusahaanmu belum memiliki tim IT, ada dua pilihan mau merekrut karyawan baru atau mencari freelancer untuk mengerjakan project digital (online) milikmu sendiri.

Jika kamu merasa belum memiliki sumberdaya (dana) yang cukup untuk membuat platform digital sendiri, kamu bisa memanfaatkan marketplace untuk memasarkan produk-produkmu tersebut.

Misal seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan masih banyak lagi,

Buatlah tokomu di marketplace tersebut dan mulai upload produkmu disana, sambil perlahan kamu belajar bagaimana caranya membuat toko online sndiri serta strategi pemasaran digital (upgrade skill).

Dengan memperkuat kualitas SDM di bisnismu, maka itu akan menjadi kunci sukses supaya bisnis tetap bertahan saat pandemi.

 

 

 

Berfokus Melayani Kebiasaan Masyarakat Yang Berubah Akibat Pandemi

 

Apapun model bisnismu baik itu dilakukan secara online ataupun offline, tetap saja focus utama adalah pelanggan.

Mau sebagus dan secanggih apapun teknologi yang kita buat kalau tidak memuaskan pelanggan dan tidak memberikan solusi apapun ya sama saja tidak akan laku dipasaran.

Sesuaikan pelayanan dengan keinginan pelanggan,  buat mereka betah dan nyaman saat belanja di toko kita. Misal dengan memberikan support 24 jam (customer services), poto produk yang bagus dan sesuai (tidak asal-asalan), proses pemesanan dan pembayaran yang aman namun simple yang mudah dipahami/dilakukan oleh pelanggan, dan lain sebagainya.

Posisikan dirimu sebagai pembeli supaya kamubisa tau jika tokomu tersebut memang sudah ramah terhadap pelanggan.

Terus ikuti dan pelajari tren yang berkembang, perbanyak referensi dan literasi tentang perubahan kebiasaan konsumen yang mungkin akan terus berubah seiring perkembangan teknologi terutama disaat pandemi.

Yang jelas, saat pandemi bahkan setelah pandemic orang-orang akan lebih sadar dan menghargai kesehatan mereka, inilah salah satu penyebab tren belanja online semakin digemari ditengah masyarakat.

Mungkin kamu juga suka membaca artikel tren bisnis online era digital, dan peluang menjanjikan di internet

 

Terus Berinovasi

 

Inovasi adalah kunci utama dalam perkembangan sebuah perusahaan/bisnis.

Jangan pernah berhenti berinovasi jika kamu tidak ingin bisnismu mati.

Lihatlah perusahaan-perusahaan atau brand-brand ternama saat ini, kebanyakn mereka dulunya adalah perusahaan kecil yang terus melakukan inovasi hingga akhirnya menjadi besar seperti saat ini.

Contoh nyata di Indonesia seperti Go-Jek, Tokopedia, PStore, dan masih banyak lagi yang lain.

Bahkan setelah menjadi perusahaan besarpun mereka tetap selalu melakukan inovasi, karena mereka sadar jika berhenti berinovasi maka itu artinya mendekatkan bisnisnya kepada kematian alias bangkrut.

Oleh karena itu inovasi menjadi kunci sukses supaya bisnis tetap bertahan saat pandemi, terutama untuk kita yang sudah memiliki sebuah bisnis.


Kesimpulan

Perkembangan bisnis digital (online) tidak bisa dianggap remeh terlebih lagi di saat pandemi seperti sekarang, tapi bukan berarti kita harus meninggalkan bisnis offline (toko fisik), karena keduanya tetap perlu dijalankan secara seimbang dan sesuai kebutuhan (dikombinasikan).

Namun mengalokasikan dana yang sedikit lebih besar untuk pengembangan platform digital atau belanja online milik sendiri adalah keputusan yang tepat untuk saat ini. Mungkin dengan porsi 60:40 atau 70:30 tergantung kekuatan finansial perusahaan/bisnis kita.

Jika sahabat ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar dibawah, atau jika ingin berkonsultasi secara personal bisa menghubungi kami via wahatsapp yang tertera dimenu contact dibawah.

Belum ada Komentar untuk "4 Kunci Sukses Supaya Bisnis Tetap Bertahan Saat Pandemi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel